Arsip

Archive for the ‘Matakuliah’ Category

Class dan Method : Penjumlahan Matriks

Mei 9, 2012 2 komentar

penjumlahan matriksSeperti biasa hari rabu tuh enaknya postingin hasil dari mata kuliah PEMROGRAMAN VI sebelumnya ane dah posting topik tentang menghitung huruf vokal dengan menggunakan Java, nah tadi siang ane bener bener ga hoki nih, kenapa ? soalnya kaga lulus tes awal, sedihnyaaa..tapi gpp yang penting kasus yang tadi bapak kasih gw beresin meskipun ga tepat waktu jg..:)
Nah seperti apa sih kasusnya ampe ga bisa tepat waktu kaya gitu ? nah tadi tuh dosennya nyuruh bikin program penjumlahan matriks 1 dimensi yang dimana terdapat 2 elemen yang diinputkan oleh user lalu sintaks penjumlahannya itu harus didalam method yang dimana method tersebut harus membalikan nilai lagi ke program utama.

Menghitung Huruf Vokal dengan Menggunakan Java

Mei 2, 2012 6 komentar

baru aja gw menyelesaikan kuis pemrograman VI bab “String” dimana gw disuruh membuat program menghitung huruf vokal baik yang UpperCase maupun LowerCase, pertama sih kaget dapet soal gtu tp maksud kagetnya itu bukan karena soalnya karena soalnya sama dengan kelas sebelumnya. jadi sebelum masuk kelas, gw bisa latihan dlu di kuliah sebelumnya hehehe..

tapi…. kalau boleh jujur tadi gw membuka gambar jawaban di handphone gw but…itu ketahuan sama dosen, dan akhirnya gw ngasih alesan kalau itu gambar dibuka pas sebelum masuk kelas ngapalin dlu gitu hahha..ya mau bohong pun dosen tersebut pasti tahu apa gw bohong atau ga yang pasti dengan adanya kaya gtu tiba tiba gw ngedadak pinter dalam waktu kurang lebuh 10 menit gw bisa ngerjain kasus yang di kasih oleh dosen. alhamdulillah seklai ya allah, nah dapat gw simpulkan bahwa “PERCAYA DENGAN KEMAMPUAN SENDIRI !! :)”

nah berikut hasil kodingan gw, check this out πŸ™‚
*jangan lupa kalau mau copi-paste nama filenya samain yah dengan nama classnya hehe..

import java.util.Scanner;
class kuisjava{
	public static void main(String args[]){
		Scanner kalimat = new Scanner(System.in);
		int a,b,c,d,e;
		a=0;
		b=0;
		c=0;
		d=0;
		e=0;
		String hk,al = new String();

		System.out.print("masukan kalimat : ");al = kalimat.nextLine() ;
		char tchar[] = new char[al.length()];
		hk = al.toLowerCase();
		for(int x=0; x<al.length();x++){
			if(hk.charAt(x)=='a'){
				a++;
			}
			if(hk.charAt(x)=='i'){
				b++;
			}
			if(hk.charAt(x)=='u'){
				c++;
			}
			if(hk.charAt(x)=='e'){
				d++;
			}
			if(hk.charAt(x)=='o'){
				e++;
			}
		}
		System.out.println("a = "+ a);
		System.out.println("i = "+ b);
		System.out.println("u = "+ c);
		System.out.println("e = "+ d);
		System.out.println("o = "+ e);
		System.out.println("total = "+(a+b+c+d+e));
	}
}

thanks buat yang udah ngunjungin blog gw, semoga dapat bermanfaat πŸ™‚
-SENANGNYA BERBAGI-

Morphological Operation dengan menggunakan MATLAB


Sudah 1 bulan kurang lebih ga posting nih gara gara lagi UTS jadi agak sedikit ekstra buat belajarnya hehe..nah sekarang dh waktunya masuk kuliah lagi, kebetulan selagi kuliah saya dapetin materi tentang Morphological Operation dan Morphological Image Processing. nah maka dari itu kali ini saya ingin membahas sedikit tentang Morphological Operation dimana point-point yang akna kita bahas adalah

Definisi Morphing

Morphing merupakan suatu teknik dari pengolahan citra yang didasarkan pada pengolahan bentuk. Nilai dari tiap piksel citra yang diolah merupakan bentuk perbandingan antara piksel yang bersesuaian dari citra masukkan dengan nilai piksel tetangganya. Dengan memilih ukuran dan bentuk dari lingkungan, kita dapat membangun operasi analisis untuk mengolah citra yang dimasukkan agar lebih spesifik. Baca selanjutnya…

Aplikasi Image Processing dengan VB.NET

Maret 19, 2012 5 komentar

alhamdulillah beres juga nih program VB.NET bareng Ema Patmawati, Krishna Ayu Fitriana dan Rafi Faisal Hakim. Yaitu Aplikasi Image Processing dengan VB.NET. Dalam pembuatan program ini adalah salah satu tugas kelompok pada matakuliah Pengolahan Citra di Universitas Widyatama. Aplikasi yang kita buat tuh pengembangan dari program dosen Pengolahan Citra satu laginya yaitu Bapak Danang Djunaedi atau bisa kalian kunjungi di blognya http://www.danangjunaedi.wordpress.com.

Sekarang kita masuk ke pembahasan inti, yaitu sedikit membahas dari program yang udah kita buat tentang Aplikasi Image Processing dengan VB.NET. nah aplikasi ini menerangkan tenang perubahan dari suatu gambar ke gambar yang baru dengan menggunakan metode Neighbourhood, Rotate, dan masih banyak lagi menu menu yang bisa kalian gunakan untuk merubah dari 1 gambar ke gambar yang baru. Baca selanjutnya…

Program Java : Pencarian nilai array pada matriks 2D

Maret 14, 2012 1 komentar

Baru aja tadi kuis matakuliah PEMROGRAMAN VI, waduh sensasi ngerjainnya emang bikin tegang mana programnya harus sedetail mungkin yaaa meskipun membuat programnya masih sederhana tp intinya kita harus membuat programnya seoptimal mungkin.

Langsung aja ke inti masalahnya yah, jadi kita harus membuat program java sederhana untuk melakukan pencarian matriks 2D yang ordo dan komponen matriksnya diinputkan oleh user. kita harus menyelsaikan program tersebut dalam kurun 15 menit so gimana ga tegang hahaha. Saya bisa menyelesaikannya sedikit lagi ga keburu waktu sudah menandakan habis yasudah terusin aja programnya sampai selesai meskipun waktu sudah beres hehehe πŸ˜€

nah ini source code yang saya buat pas kuis tadi πŸ™‚

 /* buatlah program java sederhana
untuk melakukan pencarian matriks 2D
yang ordo dan komponen matriksnya di inputkan oleh user
*/
import java.util.Scanner;
class kuis2{
public static void main(String args[]){
  Scanner in = new Scanner(System.in);
  //System.out.print("masukan ordo : ");int ordo = in.nextInt();
  System.out.print("masukan baris : ");int baris = in.nextInt();
  System.out.print("masukan kolom : ");int kolom = in.nextInt();
  int[][] matriks1 = new int[baris][kolom];
  for(int x=0; x<baris;x++){
    for(int y=0; y<kolom;y++){
      System.out.print("matriks["+(x+1)+"]["+(y+1)+"] : ");matriks1[x][y]=in.nextInt();
    }
  }
  int ketemu;
  ketemu = 0;
  System.out.print("masukan nilai yang dicari : ");int cari = in.nextInt();
  for(int x=0; x<baris;x++){
    for(int y=0; y<kolom;y++){
      if(cari == matriks1[x][y]){
        System.out.println("nilai ada !!");
        System.out.println("nilai matriks : "+cari);
        System.out.println("baris : "+(x+1));
        System.out.println("kolom : "+(y+1));
        ketemu=1;
      }
    }
  }
  if(ketemu==0){
  System.out.println("nilai matriks "+cari+" tidak ada");
  }
}
}
 

semoga bermanfaat yah πŸ˜€

-SENANGNYA BERBAGI-

PENCITRAAN KORELASI DAN KONVOLUSI PADA MATLAB

Februari 28, 2012 2 komentar

Nah, yang sudah saya janjikan pada postingan saya terdahulu yaitu tentang FILTER GAMBAR secara Numerik, saya akan mempostingkan Pencitraan Konvolusi dan Korelasi Pada Matlab . Namun sebelum masuk ke pembahasan program tentang Konvolusi dan Korelasi kita harus tahu dulu dong apa sih Konvolusi dan Korelasi ini ?? berikut penjelasnnya :

  • Konvolusi adalah salah satu proses filtering image yang sering dilakukan pada proses pengolahan gambar. Pada MATLAB terdapat banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk melakukan proses konvolusi. Proses konvolusi dilakukan dengan menggunakan matriks yang biasa disebut mask yaitu matriks yang berjalan sepanjang proses dan digunakan untuk menghitung nilai representasi lokal dari beberapa piksel pada image.
  • Korelasi adalah Dalam teori probabilitas dan statistika, korelasi, juga disebut koefisien korelasi, adalah nilai yang menunjukkan kekuatan dan arah hubungan linier antara dua peubah acak.

DalamΒ  pembuatan Konvolusi dan Korelasi pada matlab sebetulnya sudah banyak referensi-referensi yang beredar untuk hal semacam ini,Β  ketika saya cari di mbah google dengan kata kunci “konvolusi image” itu hasilnya banyak sekali referensi-referensi yang saya temukan namun ketika pada korelasi saya mencari sumber tuh susah yaa paling juga dari website http://www.mathworks.com.:)

nah, sekarang kita masuk saja ke pembahasan intinya dengan pembuatan Konvolusi dulu yah STEP Konvolusi pada MATLAB : πŸ™‚

  1. yang jelas buka dulu aplikasi MATLABnya πŸ™‚
  2. lalu pilih file>>new>>m-file
  3. masukan perintah dibawah ini (saya berikan pakai gambar yah biar kalian ngetik dan dimengerti) hehe:)
  4. Nah, tinggal SAVE/CTRL+S deh,
  5. Yang perlu kalian ingat sebelum pijit F5. Pada gambar diatas saya garis bawahi dengan warna merah, itu menunjukan gambarnya iya kan ? itu artinya masukan/simpan gambar kalian yang pengen di konvolusi di direktori si file(.m) pada gambar atas (yang kalian save barusan disimpen dimana sih, nah disitu kalian simpen si gambarnya):D
  6. dan terakhir pijit deh F5.
  7. jeng….jeng…apa yang terjadi ???

kalau program yang saya buat hasil gambar sebelum dan sesudahnya menjadi seperti ini :

BEFORE

AFTER

Nah, seperti itu penggunaan Konvolusi pada MATLAB. terlihat jelas perbedaannya ya kan ? itu hasil proses dari konvolusi. lalu pertanyaannya bagaimana proses semua itu terjadi ? bagaimana perhitungan manualnya ? Nah disini saya akan membahas juga perhitungan dengan menggunakan korelasi tersebut. Saya mengambil sample dari matriks yang belum di konvolusi dan yang sudah di konvolusi. berikut penampakannya πŸ™‚

CITRA ASLI

CITRA SETELAH DI KONVOLUSI

Bagaimana bisa di dapatkan hasil seperti itu ? mari kita buktikan dengan konsep konvolusi πŸ˜€

  1. matrix yang kita ambil 5×5 (sample) pada citra asli.
  2. nilai matrixnya . yang dimana hasil setelah di konvolusi menjadi
  3. gunakan rumus f(x)*g(x).
  4. dengan menggunakan formula pada microsoft excel lebih mudah dalam pengerjaannya, jadi bagi yang ingin melihat formulanya untuk proses konvolusi dapat anda donlot disini

KORELASI

Selanjutnya pada Korelasi lakukan step yang sama seperti sebelumnya, namun sebelumya saya akan membahas dulu konsep dari Korelasi ini. Rumus dari Korelasi ini seperti berikut

Nah dari rumus di atas, saya ambil sample citra yang mudah dan juga penyelesaiannya agar bisa di pahami dalam konsep Korelasi ini. dan di akhir saya akan membuktikan dengan menggunakan program MATLAB supaya terlihat jelas bahwa hasil perhitungannya pun tidak salah. berikut penampakannya :

Nah lalu apa hasil dengan menggunakan MATLAB akan sama hasilnya dengan perhitungan diatas ? mari kita buktikan πŸ˜€

Cocok kan ? nah sekian pembahasan dari Pencitraan Konvolusi dan Korelasi Pada MATLAB ini,di lain waktu saya akan membagikan ilmu ilmu yang saya dapatkan dalam mata kuliah PENGOLAHAN CITRA. Sampai bertemu di postingan selanjutnya πŸ™‚

-SENANGNYA BERBAGI-

Filter Gambar secara Numerik

Februari 28, 2012 1 komentar

Pada kesempatan kali ini saya ingin memberi pengetahuan yang saya dapatkan dari tugas mata kuliah PENGOLAHAN CITRA yaitu tentang Arithmatic mean filter. Aritmatic mean filter yaitu menghitung nilai rerata dari citra yang tercampur derau g(x,y) dalam area Sxy. Pada dasarnya filter ini akan mengubah nilai intensitas dari citra awal sehingga citra akhir (hasil) dihitung menggunakan rumus:
Pada citra asli di samping terdapat dua komponen warna yakni hitam dan putih. Nilai citra tersebut bisa saja berupa nilai hexa, namun karena citranya hanya terdiri dua saja maka dapat di wakilkan dengan menggunakan angka biner. Karena kedua komponen warna citra tersebut biasa di representasikan sebagai warna yang saling bertolak belakang. Perlu diingat, dalam penyelesaian ini kasus berikut tiap pixel diwakili oleh koordinat.
Asumsi:

  • Warna Putih = 1 (0xffffff)
  • Warna Hitam = 0 (0x000000)
Dengan asumsi tersebut maka nilai pada citra hasil filter dapat dihitung. Proses pemfilteran menggunakan cara ini mengharuskan tiap pixel mengalami proses pemfilteran sehingga dapat diperkirakan bahwa akan terbentuk citra baru dengan gradasi warna. Gradasi ini merupakan konskuensi dari filter ini. Dengan kata lain merupakan blur yang menghilangkan batas tajam antara hitam dan putih.
Dalam perhitungan akan di cuplik salah satu kotak putih yang tentu saja uniform dengan kotak putih lain nya sehingga hasil perhitungan dapat digunakan juga untuk kotak yang lain. Cuplikan citra asli yang telah diwakili dengan nilai intensitas:
3 x 3 arithmatic filter
Perhitungan intensitas dilakukan pada tiap koordinat pixel. Jendela filter berukuran 3×3 yang akan digerakkan untuk tiap pixel. Sehingga titik tengah jendela filter merupakan koordinat pixel baru yang dicari. Nilai m = 3 dan n = 3.
Jendela filter yang digunakan adalah:
Untuk penyederhanaan perhitungan, maka intensitas citra asli dan hasil filter ditampilkan dalam bentuk tabel (sebagian koordinat):
Perhitungan di bawah hanya beberapa koordinat saja untuk menunjukkan dalam menggunakan rumus.

  • Intensitas pada koordinat (17,17) dan (23,17):

  • Intensitas pada koordinat (18-22,17) , (18-22,226) dan (17,18-225) , (23,18-225):

  • Intensitas pada koordinat (18,18):

Berdasarkan tabel citra hasil filter dapat disimpulkan bahwa:

  1. Batas antara hitam dan putih berubah menjadi komponen warna abu-abu atau kejadian ini disebut sebagai blur.
  2. Sudut pada kotak hasil filter masih berupa siku yang blur.
  3. Area putih pada citra hasil menjadi sempit.

Sehingga ukuran kotak berwarna putih yang baru adalah:

  • Lebar = (7-2) pixels = 5 pixels
  • Tinggi = (210-2) pixels = 208 pixels

Dan hasil ini berlaku untuk semua kotak berwarna putih yang lain. Dengan demikian citra yang dihasilkan kurang lebih berbentuk seperti gambar di bawah ini:

Nah, salah satu tugas di atas merupakan Perhitungan filter dengan menggunakan 3×3 namun sebetulnya filter dengan metode seperti ini bisa juga 7×7 atau 9×9 dst. nah untuk kali ini saya hanya membahas itu dan sekaligus mengumpulkan tugas dengan cara mempostingkan jawabannya hehe..nah postingan selanutnya saya akan membahas tentang PENGGUNAAN CORRELATION DAN CONVOLUTION DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB..

-SENANGNYA BERBAGI-

%d blogger menyukai ini: